Tampilkan postingan dengan label Codeigniter. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Codeigniter. Tampilkan semua postingan







Pada codeigniter, normalnya sebuah url akan menggunakan index.php setelah nama website seperti contoh ini:

 http://itsolutions-inc.blogspot.tw/controller/index.php/function  

Untuk mempercantik url tersebut, kita dapat menghilangkan bagian index.php pada url dengan mengubah code Htaccess pada folder utama sebuah website seperti code dibawah ini.

 <IfModule mod_rewrite.c>  
   RewriteEngine On  
   RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-f  
   RewriteCond %{REQUEST_FILENAME} !-d  
   RewriteRule ^(.*)$ /namawebsite/index.php/$1 [L]  
 </IfModule>  
 <IfModule !mod_rewrite.c>  
   ErrorDocument 404 /namawebsite/index.php  
 </IfModule>  

Hasilnya seperti url dibawah ini.

 http://itsolutions-inc.blogspot.tw/controller/function  

Tentunya akan lebih cantik bukan ?

Semoga bermanfaat !










Kali ini, saya akan membahas tentang skrip yang akan sangat membantu para programmer tentunya ketika koding, yaitu fitur auto-complete pada NetBeans.

Berikut langkah nya: 
  • Buat PHP file pada project Codeigniter pada folder NetBeans (di dalam root, letaknya sama seperti file asproject.properties dan project.xml)
 <?php/*** @property CI_DB_active_record $db* @property CI_DB_forge $dbforge* @property CI_Benchmark $benchmark* @property CI_Calendar $calendar* @property CI_Cart $cart* @property CI_Config $config* @property CI_Controller $controller* @property CI_Email $email* @property CI_Encrypt $encrypt* @property CI_Exceptions $exceptions* @property CI_Form_validation $form_validation* @property CI_Ftp $ftp* @property CI_Hooks $hooks* @property CI_Image_lib $image_lib* @property CI_Input $input* @property CI_Language $language* @property CI_Loader $load* @property CI_Log $log* @property CI_Model $model* @property CI_Output $output* @property CI_Pagination $pagination* @property CI_Parser $parser* @property CI_Profiler $profiler* @property CI_Router $router* @property CI_Session $session* @property CI_Sha1 $sha1* @property CI_Table $table* @property CI_Trackback $trackback* @property CI_Typography $typography* @property CI_Unit_test $unit_test* @property CI_Upload $upload* @property CI_URI $uri* @property CI_User_agent $user_agent* @property CI_Validation $validation* @property CI_Xmlrpc $xmlrpc* @property CI_Xmlrpcs $xmlrpcs* @property CI_Zip $zip*/class CI_Controller {};/*** @property CI_DB_active_record $db* @property CI_DB_forge $dbforge* @property CI_Config $config* @property CI_Loader $load* @property CI_Session $session*/class CI_Model {};?>   
  • Agan diharuskan untuk melakukan restart NetBeans untuk mendapatkan efek nya.
  • Letakkan pada bagian atas file view agan.

 <?php  
 /* @var $this CI_Controller */  
 /* @var $user AwUser */  
 /* @var $room AwRoom */  
 ?>  

Saatnya pengujian, agan dapat mencoba membuka controller dan mengetik $this->d dan menekan spasi untuk mendapatkan beberapa pilihan auto complete.

Semoga bermanfaat !














Bagi anda pengguna IDE Netbean yang ingin mendapatkan support dari PHP Framework Codeigniter, anda bisa menambahkan plugin di bawah ini :
Ada saat saat tertentu ketika data di URL harus di amankan,  dengan menggunakan enkripsi pada data URL tersebut. Pada  Website codeigniter anda membuat sebuah library, letaknya pada application/libraries/Encryption.php.

class Encryption {
 var $skey  = "SuPerEncKey2010"; // you can change it
 
    public  function safe_b64encode($string) {
 
        $data = base64_encode($string);
        $data = str_replace(array('+','/','='),array('-','_',''),$data);
        return $data;
    }

 public function safe_b64decode($string) {
        $data = str_replace(array('-','_'),array('+','/'),$string);
        $mod4 = strlen($data) % 4;
        if ($mod4) {
            $data .= substr('====', $mod4);
        }
        return base64_decode($data);
    }
 
    public  function encode($value){ 
  
     if(!$value){return false;}
        $text = $value;
        $iv_size = mcrypt_get_iv_size(MCRYPT_RIJNDAEL_256, MCRYPT_MODE_ECB);
        $iv = mcrypt_create_iv($iv_size, MCRYPT_RAND);
        $crypttext = mcrypt_encrypt(MCRYPT_RIJNDAEL_256, $this->skey, $text, MCRYPT_MODE_ECB, $iv);
        return trim($this->safe_b64encode($crypttext)); 
    }
    
    public function decode($value){
  
        if(!$value){return false;}
        $crypttext = $this->safe_b64decode($value); 
        $iv_size = mcrypt_get_iv_size(MCRYPT_RIJNDAEL_256, MCRYPT_MODE_ECB);
        $iv = mcrypt_create_iv($iv_size, MCRYPT_RAND);
        $decrypttext = mcrypt_decrypt(MCRYPT_RIJNDAEL_256, $this->skey, $crypttext, MCRYPT_MODE_ECB, $iv);
        return trim($decrypttext);
    }
}

pada file application/libraries/autoload.php, tambahkan load library encrption 

$autoload['libraries'] = array('Encryption'); 


pada proses enkripsi dan dekripsi
$this->encryption->encode('Your data');
$this->encryption->decode('Your encrypted data');

Referensi : http://www.99points.info/2010/06/php-encrypt-decrypt-functions-to-encrypt-url-data/





Library adalah class yang lebih general yang bisa digunakan dilebih dari satu aplikasi. Contoh library yang umum dalam aplikasi bisnis misalkan : PHPExcel

Dengan menggunakan library maka program mendapatkan kemampuan tambahan. Contoh library lainnya misalkan ORM seperti ReadBean.

Nah, jika menemukan model yang sepertinya bisa digunakan didalam tiap aplikasi. Cobalah buat menjadi library.
Helper dalam codeigniter adalah fungsi yang bisa berdiri sendiri, dan tidak terikat kepada class ataupun library. Helper diimplementasikan sebagai sebuah fungsi yang dapat dipanggil kapan saja asalkan helper di load dari controller.

Lokasi helper bawaan ada di folder system/helpers atau folder application/helpers. Untuk helper yang anda akan buat sendiri tempatkanlah didalam folder application/helpers. Untuk penamaan harus mengikuti format penamaan Codeigniter, yaitu xxxx_helper.php , dimana xxxx adalah nama yang anda inginkan.

Contoh Kode helper :

//file contoh_helper.php
<?php
if(!function_exists("contoh_helper")
{

function contoh()
{
 echo "Saya helper";
}
}
?>
Ya, seperti itulah helper, hanya sebuah function yang tidak terikat kepada siapapun. Contoh umum helper adalah : fungsi terbilang , fungsi ini dibutuhkan untuk mengkonversi angka menjadi kata - kata.

Penggunaan Helper seperti penggunaan model pada umumnya , cukup di load, lalu dipanggil seperti fungsi biasa.
<?php
     //load helper
     $this->load->helper("contoh");
 
     //dipanggil
     contoh();
?>
Menggunakan Helper pada codeigniter sangat mudah. Cukup Meload Helper Lalu gunakan fungsinya seperti menggunakan fungsi pada umumnya. Contoh :


<?php
      //load
      $this->load- > helper("url");

     echo base_url();
?>

Kode ini meload file url_helper.php lalu menjalankan fungsi base_url();

Jika pernah menggunakan php tentu familiar dengan fungsi header("location:url") yang gunakannya untuk meredirek halaman.

Nah di codeigniter fungsi ini telah disederhanakan, untuk menggunakannya harus meload url helper

$this->load->helper('url');


Url helper ini salah satu fungsi didalamnya adalah redirect(location),
contoh :

redirect("gaji/print_gaji/1");

Sebagai orang yang sudah terbiasa menggunakan PHP, tentu kita akan terpikir bagaimana pemrosesan Input dari Browser. Di PHP standar kita mengenal $_GET dan $_POST sebagai array yang membantu kita dalam menangani data yang dikirim lewat link alias $_GET dan $_POST sebagai data yang dikirim lewat form dengan method post.
Dalam codeigniter penanganan post tidaklah berbeda, kita tetap bisa menggunakan $_POST, sedangkan penanganan $_GET menjadi sangat berbeda, perbedaan itu karena beberapa hal :
- penggunaan pretty URL
- Page adalah function dalam class Controller
Penggunaan Pretty URL yang dimaksud adalah perubahan cara penulisan yang biasa kita kenal
sebelumnya kita mengenal http://localhost/index.php?mod=news&id=1 sedangkan di Codeigniter kita mengenal http://localhost/index.php/news/1.html
nah dari sini bisa kita lihat mengapa terjadi perubahan dalam penanganan data yang dilewatkan dengan $_GET. Dan yang dilakukan oleh CodeIgniter pada url http://localhost/index.php/news/1.html sebenarnya adalah menjadikan variabel pertama (news) sebagai Controller dan selanjutnya (1) sebagai variabel pertama dari function index didalam controller tersebut.
Apakah Framework Itu ?

Jika kita mendengan kata framework, mungkin yang terbayang di benak kita adalah arti dari kata framework yaitu "bingkai kerja", tapi secara pasti bagaimana framework bekerja ktia belum tentu terpikir.

Nah, sederhananya framework dapat kita artikan sebagai langkah kerja terstruktur, mirip dengan wizard ataupun buku manual untuk memasang peralatan knock down, bisa juga diistilahkan dengan lego dimana bagian - bagian tertentu telah terbentuk dan ada kerangka utama.

Jika masih bingung dengan penjelasan diatas, mungkin framework dapat kita artikan sebagai alat yang kita harus ikuti cara penggunaannya sehingga menyederhanakan langkah yang harus kita lakukan jika tanpa framework.